By | August 13, 2018

Dalam kehidupan, dua hal penting paling penting – cinta dan rasa hormat. Yesus, dalam Alkitab, memberi tahu kita untuk "mengasihi Tuhan, Allahmu" dan "mengasihi sesamamu seperti dirimu sendiri." Ini adalah yang paling penting dari sepuluh perintah. Cukup benar, mereka adalah kebajikan terpuji dalam seseorang yang bertujuan mengikuti jalan Tuhan. Jika hanya orang yang mempraktekkan sifat-sifat ini setiap hari, dunia akan menjadi tempat yang lebih baik untuk ditinggali.

Cinta dan hormat biasanya berjalan seiring. Meskipun cinta termasuk cinta Kristen mungkin memiliki makna yang beragam, biasanya cinta memerlukan rasa hormat, kasih sayang, niat baik dan perhatian untuk kesejahteraan orang yang Anda cintai. Rasa hormat juga melibatkan cinta dan perhatian untuk orang yang Anda sayangi. Itu berarti tidak harus melanggar haknya atau menjatuhkan seseorang ketika dia salah. Ini mengarah pada aturan emas Yesus yang berarti "lakukan kepada orang lain apa yang Anda ingin orang lain lakukan kepada Anda." Jika, misalnya, Anda menjadi marah atas suatu insiden dan tergoda untuk mengatakan atau melakukan sesuatu yang tidak menyenangkan, tanyakan pada diri Anda terlebih dahulu jika Anda juga ingin yang dikatakan atau dilakukan kepada Anda. Oleh karena itu, kita harus melakukan yang terbaik untuk melakukan kebaikan sebagian besar waktu karena berkat yang akan kita terima juga akan menjadi seribu kali lipat. Jika Anda tahu cara menghormati orang yang Anda cintai dan tetangga Anda, Anda akan mendapatkan rasa hormat dari mereka sebagai balasannya.

Rasa hormat adalah nilai Kristen sejati. Hal ini diperlukan dalam masyarakat kita sekarang ini dengan kekasaran dalam bahasa dan tindakan serta kekejaman yang tersebar luas di antara orang muda dan orang tua. Bahkan gereja dan para pemimpinnya tidak terhindar dari kritik yang merusak dan kasar. Tetapi kemudian, orang-orang tidak boleh kehilangan harapan karena masih ada yang melakukan upaya ekstra untuk menanamkan nilai rasa hormat pada orang lain. Upaya-upaya ini harus terus mengingatkan orang-orang bahwa menghormati orang lain adalah sifat yang benar-benar mengagumkan. Di dalam Alkitab, dasar rasa hormat dapat dilacak pada penciptaan manusia oleh Tuhan. Manusia diciptakan menurut gambar Allah karenanya, mereka layak diperlakukan dengan hormat tidak peduli betapa berdosanya mereka. Rasa hormat berarti memiliki rasa hormat yang tepat untuk kebutuhan orang lain. Tentunya, jika hanya semua orang yang tahu cara menghormati satu sama lain, maka masyarakat kita akan menjadi yang terbaik. Jika saja orang-orang menunjukkan rasa hormat melalui keinginan mereka sendiri, maka tidak perlu membayar seseorang hanya untuk bersikap baik dan membantu, tidak perlu berteriak untuk membuat orang lain mendengarkan kita dan orang-orang hanya akan memperhatikan. Sikap yang baik dan perilaku benar harus menjadi garis bawah. Mereka sangat penting dalam interaksi sosial dan mempromosikan kebiasaan perhatian. Kesopanan seperti hanya mengucapkan terima kasih, permisi dan selamat pagi sudah merupakan awal yang baik.

Orangtua tidak boleh bosan mengajar anak-anak mereka yang sedang tumbuh nilai rasa hormat. Bagaimanapun, mereka adalah guru pertama dan bertanggung jawab untuk menunjukkan contoh yang baik kepada anak-anak mereka. Sebuah rumah di mana anggota keluarga hidup dalam keharmonisan dan rasa hormat pasti akan memelihara anak-anak yang bertanggung jawab yang tahu bagaimana memberi hormat kepada orang lain. Selain menjadi teladan yang baik, orang tua tidak boleh lupa untuk mencari bantuan Alkitab yang mengajarkan kebiasaan dan sikap penting dalam menunjukkan rasa hormat terhadap orang lain tanpa memandang usia, ras dan status dalam kehidupan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *